Cerita anda mengingatkan saya pada waktu kecil dulu, saya sering di bully oleh anak-anak nakal di sekolah, namun saya tidak tahu dari mana datangnya keberanian untuk melawan mereka dan benar ketika kita melawan maka mereka tidak akan berani lagi membully kita lagi.
Saya juga masih ingat waktu sekolah dulu berkelahi dengan anak laki-laki gara-gara dia memaki ibu saya dengan secepat kilat saya langsung menyerangnya dan berkata jangan pernah kau sebut nama ibuku dengan kata-kata kotormu dan aku akan memukulmu untuk itu.
Kalau saya pikir-pikir saya pasti kalah karena badannya lebih besar dari saya dan dia seorang anak lelaki yang tenang nya jauh lebih kuat, tapi saya tidak takut dan saya bisa mengalahkannya
Sungguh kenangan yang tidak ingin saya ingat, saya merasa seperti seorang anak perempuan yang preman melawan anak laki-laki 🤦
Salute to your courage and bravery. You proved in your love for your mother even at a little age that if anyone looks at you with the wrong eye or attacks your family with the wrong words, there will definitely be retaliation.
And this is a memory that you should not worry about forgetting, but should tell your children that you have set an example in love for your parents. I am proud of you. I will also tell this incident to my children.
#wewrite #comment
Terimakasih naina....ya harus saya akui kalau saya paling tidak suka jika ada orang yang berkata jelek terhadap ibuku dan aku akan memberikan pelajaran untuknya supaya dia tidak akan berani lagi dengan saya.
Sekarang saya mempunyai 3 orang putra dan putraku yang bungsu telah mewarisi sifat masa kecil saya dulu, dia juga akan melakukan hal yang sama jika ada yang menyakitinya dan menyebut nama ibunya dengan kata yang tidak baik.
Akan tetapi anak saya yang pertama dan kedua dia sangat penakut dan akan mengadukan semua pada saya, karakter mereka sangat berbeda dari saya dan adiknya yang bungsu.
Tapi Alhamdulillah anak saya yang pertama sudah dewasa dan tak ada yang berani membullynya lagi sekarang, karena akan bersikap tegas.
Saya selalu menceritakan perihal saya masa kecil dulu termasuk saat saya membela Abang saya dari gangguan anak nakal lainnya, ceritanya saat banjir kami bermain rakit dari pohon pisang dan ada beberapa anak mencoba merusak rakit Abang saya.
Saya menjadi marah dan mengambil parang yang sedang kami gunakan memotong pohon pisang dan mengatakan pada mereka " kalian masih mau melihat matahari esok pagi"
Dan seketika itu mereka lari sebab mereka mengenal saya yang akan melawan siapa pun yang menganggu kami, padahal kalau mau membacok mereka dengan parang itu tidak mungkin saya lakukan, walaupun saya masih kecil saat itu masih bisa memikirkan resiko yang terjadi.
Itu sering di ucapkan orang dewasa kalau kita berbuat jahat kepada orang lain, jadi saya selalu mengingat kata-kata itu.
#wewrite #comment