Shattered to Pieces
When I saw this shard of glass, I remembered an incident where someone was home that afternoon, and I went to order noodles. I was going to the well to pee, and I accidentally saw a hole in the door.
Then I asked the homeowner, "Sis, why is the door like this? Are they fighting?" I was just joking, especially since I'd never heard of them fighting before. But I was shocked when her answer was beyond my expectations.
That was your husband's doing. He got angry and kicked the door, leaving a hole like that. So now you don't want to talk to him anymore... my eyes turned round after hearing his statement.
I was just joking, and it actually happened🤦 Really... do men really destroy everything in the house? But I haven't found one like this yet. If I did, I'd definitely leave. I wouldn't be able to live with someone with this kind of personality.
Even if you're angry, at least don't destroy things. That's a stupid, incurable act and will only lead to your own loss. After destroying something, when things get better, you'll have to spend more money to fix it. Isn't that incredibly stupid?
The answer is yes, men do these things. If it comes to frustration and anger men tend to ventilate it outwards, so they beat up others, break thinks (or you) and wreck the place.
Women do the opposite: they blame themselves, break themselves and their own things.
It's partly DNA and partly how we are raised.
Women are always blamed for everything so they blame themselves, men blame others even if they are wrong.
Of course, there are men and women without this behaviour, this is the typical male/female behaviour.
The husband of my friend does the same, the son of a neighbour does this to the busstop waiting rooms and they find it normal If you ask me there's a need for anger management. Leaving seems to be hard. Like you I will not tolerate it.
0.00 SBD,
0.00 STEEM,
5.79 SP
Saya sangat senang mendengarkan jawaban anda temanku, banyak saya temui akan menerima nasib di perlakukan buruk oleh lelaki karena berfikir dia punya anak dan tidak mau anaknya terlantar gara-gara tidak memiliki seorang ayah.
Tapi saya tidak akan pernah mau di perlakukan kasar dan memilih pergi membawa luka ketimbang bertahan namun penuh dosa hidup juga akan seperti di neraka.
Lebih baik mandiri dan menjaga kewarasan diri, membesarkan anak lebih baik seorang diri dari pada hidup kita di setir oleh orang lain, lain halnya marah dalam keadaan wajar karena kesalahan yang kita lakukan dan itu tidak sampai berhari-hari seperti orang tua berkata " mana mungkin sendok dan garpu di dalam piring tidak pernah beradu" namun pada akhirnya kan saling melengkapi dan itu adalah bumbu-bumbu dalm kehidupan.
Saya juga melihat perempuan yang bertahan walaupun sering mendapatkan perlakuan kasar bahkan dari efek sering di pukul menjadi stres dan akhirnya geger otak dan meninggal, apakah perkara seperti itu akan kita terima....
0.00 SBD,
7.16 STEEM,
7.16 SP
Saya setuju dengan Anda. Saya juga menjemput anak-anak saya dan pergi. Hal itu memiliki konsekuensi yang sangat tidak menyenangkan selama bertahun-tahun, namun saya tetap senang melakukannya setiap hari.
Saya rasa anak-anak tidak menunggu seorang ayah seperti itu. Hal itu menyebabkan banyak stres dan juga merupakan contoh yang salah tentang bagaimana menghadapi kemarahan dan frutasi. Anda tidak bisa menghancurkan segala sesuatu dan semua orang di sekitar Anda hanya karena Anda tidak bisa mengatasi ketidakpuasan dalam diri Anda sendiri.
Saya juga berpikir bahwa yang terbaik adalah menjelaskan kepada anak-anak bahwa kedamaian adalah hal yang paling penting dan keteraturan dalam hidup. Ketakutan sepanjang hari dan malam bukanlah hal yang Anda inginkan. Saya juga mengalaminya saat masih kecil.
Hari ini, anak-anak saya sudah dewasa dan tidak ada satupun dari mereka yang mengatakan bahwa mereka merindukan seorang ayah. Anda tidak bisa merindukan sesuatu yang tidak Anda miliki. Mereka semua adalah pribadi yang kuat, cerdas dan memiliki pekerjaan dan banyak hobi dan sangat kreatif.
Kreativitas adalah jawaban dari semua hal yang selalu saya katakan kepada mereka. Hal ini membantu untuk menemukan solusi dan juga untuk mengekspresikan perasaan Anda.
Senang mendengar bahwa Anda juga telah memilih apa yang tepat untuk Anda dan anak-anak
Peluk erat dan semoga harimu menyenangkan.
0.00 SBD,
0.00 STEEM,
13.55 SP
Ternyata anak anak juga sangat tegar ya ....anak pertama ku juga tidak pernah bertanya tentang ayahnya, dan komunikasi kami terputus sejak tahun 2022 . Aku berusaha keras membesarkan anakku, aku juga tidak berbangku tangan, akan ku kerjakan segala sesuatu yang bisa menghasilkan uang yang penting halal.
Sekarang anakku berada di pondok pesantren menuntut ilmu agama, saya berharap kelak dia menjadi manusia yang berguna dan berbakti kepada orang tuanya.
Saya doakan anda selalu dalam keadaan sehat dan bahagia bersama keluarga, pelukan hangatku dari jauh 🥰
0.00 SBD,
0.08 STEEM,
0.08 SP
Ini akan baik-baik saja. Anak-anak saya dan saya memiliki hubungan yang baik, bahkan mereka mengatakan bahwa mereka memiliki kehidupan yang baik tanpa seorang ayah. Saya pikir anak Anda akan melihat hal yang sama ketika dia mulai belajar. Ada banyak rusa di dunia ini. Tumbuh dengan orang tua yang kejam dalam ketakutan seumur hidup.
Pelukan hangat dan hari yang bahagia.
Anak-anak akan belajar dan mengerti siapa yang paling menyayangi mereka, seiring berjalannya waktu mereka akan paham kenapa bisa terjadi demikian, bahkan anak saya waktu umur 3 tahun sudah bisa mengatakan kalau ayahnya suka jahat, cuma waktu dia besar jika di tanya oleh orang lain dia tidak akan menjawabnya lagi.
Akan tetapi ketika saya bertanya dia akan bercerita panjang lebar, di situlah saya mengerti bahwa anak kecil saja paham dengan keadaan yang sedang terjadi, saya sangat kasihan terhadapnya saya takut mentalnya akan terganggu, akan tetapi Alhamdulillah saya mampu mendidik anak-anak saya dengan baik.
Salam sayang ku untukmu dan keluarga mu teman baikku 😍🥰🌹
0.00 SBD,
5.37 STEEM,
5.37 SP
Tahukah Anda kenangan pertama saya adalah ketika saya berusia 2 dan 3 tahun? Orang tua yang sakit dan marah serta orang tua yang bertengkar dan saya berdiri di sana sambil menangis. Anak-anak mendapatkan segalanya, hanya saja ketika mereka benar-benar tidak menginginkannya, mereka menutup telinga mereka. Selain itu, tidak semua anak sama. Yang satu bermain tanpa gangguan sementara yang lain bersembunyi dengan cemas di sudut ruangan.
Untungnya, Anda telah menemukan pria yang lebih baik untuk mendukung Anda dan anak-anak. Ini adalah pekerjaan yang sulit dan Anda tidak akan pernah tahu apakah Anda melakukannya dengan benar. Saya pikir satu-satunya yang dapat memutuskan hal itu pada akhirnya adalah anak-anak setelah mereka tumbuh dewasa karena pandangan hidup, masa kecil, dan mengapa langkah-langkah pengasuhan tertentu dan langkah-langkah yang menentukan kehidupan juga berubah. Bodoh untuk menjaga diri Anda dan anak-anak tetap aman.
Saya berharap Anda semua mencintai.
Suami saya yang sekarang tidak membeda-bedakan anak-anaknya dengan anak bawaan saya, mereka kami didik dengan baik, anak-anak nakal itu sudah sewajarnya namun kita sebagai orang tua jangan pernah berhenti untuk menasehati dan merangkul mereka supaya bersikap baik.
Saya juga sangat bahagia dengan kehidupan saya yang sekarang dan berharap semoga semua akan baik-baik sampai kami menua,
Terimakasih temanku atas dukungannya 🙏🌹
Terimakasih temanku atas dukungannya kepada saya 🙏🌹
Your post has been upvoted by the Team Foresight.
Let's improve your experience in creating content and interacting with other users.
0.00 SBD,
0.07 STEEM,
0.07 SP
Thank you for your support. It's appreciated.
🍀♥️
Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Terimakasih temanku atas dukungannya terhadap saya 🙏🌹
There are people who suffer from anger, and they often use it up by breaking things they find. I know some who even hit others and later regret their actions. I wonder: Do they deserve to be forgiven?
Hay personas que sufren de ira, y suelen drenarla rompiendo las cosas que consiguen a su paso. Conozco a algunos que incluso golpean a los demás y luego se arrepienten de sus actos. Me pregunto: ¿Merecen ser perdonados?
Menurut saya jika kita maafkan mungkin akan membuat hati kita lega dalam arti kata memaafkan bukan berarti melupakan.
Kita akan mencoba berlapang dada menerima kenyataan namun jika saya sudah pergi ,pantang bagi saya untuk kembali, sekali saya terluka saya akan berusaha untuk menyembuhkan sendiri dan tidak akan mencoba mengulang kembali pada orang yang sama
Saya juga tidak suka menyakiti orang lain, kalau sudah tidak cocok lebih baik di lepaskan karena kalau pun dipaksakan akan jauh lebih sakit.
Saya juga punya teman yang sangat memaksakan kehendaknya untuk memiliki laki-laki tersebut supaya mau menikahinya karena terlalu cinta bahkan dia pergi ke dukun.
Namun pada akhirnya setelah menjalani rumah tangga dan memiliki dua orang anak mereka malah berpisah, cinta kalau terlalu di paksakan itulah yang akan menyakiti kita di kemudian hari.
Kalau bukan dari hati untuk apa? Belum lagi perselingkuhan yang dilakukan oleh lelaki tersebut dan sampai kepada kekerasan dalam rumah tangga, saya tidak mau bodoh sampai seperti itu bertahan dalam keadaan tidak sehat 🤦.
0.00 SBD,
3.02 STEEM,
3.02 SP
Ciertamente, nada forzado es bueno. Y el fracaso marital de tu amiga lo confirma.
q3
Muchas veces, hemos sentido que nos aman y no podemos corresponder sentimentalmente de la misma manera; y a la inversa. Eso significa que mientras podamos elegir es conveniente tratar de quedarnos con la opción que nos haga sentir plenas espiritual y emocionalmente.
Un abrazo.
Benar sekali temanku, bahkan jika kita paksakan pun tidak akan berkenalan dan kita akan rugi juga pada akhirnya
Esta es una verdad muy triste.
Terimakasih temanku 🙏
Your post has been upvoted by the Team Foresight.
Let's improve your experience in creating content and interacting with other users.
Terimakasih pak atas dukungannya kepada saya 🙏
Something struck me with your story. I feel like you're including criteria or the approach you use takes me out of the story. I'm talking about literature. I started reading by imagining a story. Everything goes well until you include questions. You could make up a story about the topic.
? @wakeupkitty
🤭, saya tidak pandai bersatra tapi saya sering berbicara fakta, karena dalam perjalanan hidup ada banyak yang kita temui,nah... ketika saya melihat pecahan kaca saya jadi teringat kejadian tersebut, mungkin inilah saya dengan kisah-kisah yang terlintas begitu saja